Member Area

Gadged Multi Fungsi

Formulir Kontak

KONTAK KAMI

Silahkan isi formulir di bawah ini untuk menghubungi kami

Name

Email

Message

Dua Jenis Praktek Gendam

PRAKTEK GENDAM
FORMAL & INFORMAL


2 JENIS PRAKTEK GENDAM

1. Formal Gendam
Misalnya untuk sesi penyembuhan, konseling, konsultasi, dll.

Subjek dan penggendam sama-sama tahu bahwa sedang terjadi proses gendam / hypnosis dalam sesi itu.

Jadi, ada kerja sama dari kedua belah fihak.

Tekhnik-tekhnik induksi yang digunakan,
diantaranya adalah :
• induksi energi
• rileksasi (meditasi)
• shock induction
• elisitasi fenomena hipnotic
• dll.

2. informal Gendam (Gendam Jalanan)
Misalnya untuk mempengaruhi orang di luar sesi formal.

Subjek tidak tahu bahwa dia sedang digendam.

Tekhnik Induksi Yang digunakan,
diantaranya adalah :
  1. Sabda gendam (Sugesti energi telepati)
  2. Elisitasi fenomena hipnotic.
  3. Overload message & nested loop (seperti dicontohkan mbah welang). Bikin subjek bingung dengan mengajukan banyak pertanyaan, kemudian kasih sugesti, lanjut dengan ajukan pertanyaan lanjutan.
Apa itu elisitasi fenomena hipnotic?
Elisitasi artinya meningkatkan, memperdalam, dll.

Fenomena Hipnotic (FH)
adalah ciri-ciri perilaku yang mengindikasikan bahwa seseorang sudah masuk dalam kondisi Trance. Baik yang terjadi secara alamiah ataupun artifisial (Buatan).

Misalnya :
• Merinding karena Takut hantu.
• pandangan mata melamun, karena sedang berkhayal.
• kebingungan, karena banyak pikiran.
• Lupa waktu
• asyik menikmati makanan
• Mulut Terasa masam ketika membayangkan makan jeruk
• mata lengket, tangan kaku, dll. Ini termasuk FH.
• Menangis karena terharu.
• emosi yang intens.
• Tangan atau kaki tanpa sadar bergoyang ketika dengar musik.
• dll.

Nah, Elisitasi Fenomena Hipnotic artinya meningkatkan tanda-tanda trance yang dialami subjek sedemikian hingga dia semakin hanyut dan terlarut dalam Kondisi yang dia alami itu. Dari Trance Ringan (Light Trance) kita bawa ke kondisi Trance yang lebih dalam (Deep Trance).

Jika misalnya kita gunakan skala dari 0 ke 10.
Dimana 0, artinya netral.
Dan 10, artinya Deep Trance.

Maka, jika kita amati subjek. Kita perkirakan di angka berapa skalanya. Misalnya di angka 3, maka kita naikkan ke angka 8.

Contoh
Dia merinding takut hantu, maka kita kompori dia agar makin takut. Kemudian setelah mencapai skala 7 atau 8, lalu kita kasih sugesti. Misalnya, sugestinya hantunya kita usir, dll.

Demikian,
Sekilas tambahan penjelasan mengenai materi kelas gendam. Semoga manfaat.

Nb.
• Khusus member, jangan di share. Trims.

Demikian,
dan jadilah manfaat ilmu ini untuk anda semua.

Salam

Edi Sugianto, Founder NAQSDNA
naqsdna.com l sabdasakti.com



Back To Top

Scroll to top